Kota Pontianak Lingkungan Hidup Ruang Video Ruang Foto Ruang Cerita

Thursday, January 29, 2009

Setelah Dia Pergi (PKn KD 3)

Jakarta, myRMnews. Politisi Partai Damai Sejahtera (PDS) Denny Tewu tidak mau negative thinking dalam menilai cover majalah Tempo edisi 04-10 Februari 2008. Dalam cover edisi terbaru tersebut, digambarkan Soeharto dan enam orang anak-anaknya. Ilustrasi tersebut mirip lukisan “The Last Supper” atau Perjamuan Terakhir Yesus beserta 12 muridnya karya Leonardo da Vinci.
“Kami tidak mau negative thinking dulu,” kata Wakil Ketua Umum PDS, Denny Tewu kepada myRMnews Selasa siang ini (5/2) menyikapi cover majalah Tempo tersebut.
Ia mengakui, ketika mengetahui munculnya cover seperti itu, malam kemarin (Senin, 4/2), para pengurus PDS menggelar rapat khusus untuk membahasnya. Hasilnya, PDS menugaskan bidang hukum dan HAM untuk melayangkan surat ke redaksional majalah Tempo. Dalam suratnya, PDS kata Denny menanyakan apa motivasi redaksi majalah Tempo membuat cover seperti itu.
Denny meyakini, pemunculan cover tersebut, akan mendapat reaksi dari umat Kristen yang berbeda-beda. Ada yang menganggap sebagai hal yang wajar, sebagai sebuah kreativitas, dan ada pula yang tersinggung.
Ia menambahkan, dalam perjamuan kudus (sesungguhnya), Yesus dikelilingi 12 pengikutnya. Sedangkan cover Majalah Tempo, berada di tengah dikelilingi putra-putrinya. “Mudah-mudahan tidak ada maksud Majalah Tempo untuk melecehkan Yesus Kristus, tapi sebagai bentuk kreativitas saja,” ujarnya. Dry
Cover yang diterbitkan pada saat itu menurut saya adalah sindiran atas kemunafikan bangsa yang dimulai pada tahun 1966 sampai 1997 yang memuja Soeharto dan mungkin menjadi tuhan ke-2 bagi mereka, namun pada tahun 1998 dihujat, dicaci, setelah peristiwa trisakti yang menewaskan 5 orang mahasiswa. Sehingga pada akhirnya turun jabatan dan digantikan BJ Habibi. Setelah kepergiannya pada tahun 2008 lalu, ia kembali dipuji-puji seperti tidak pernah korupsi pada bangsanya sendiri. Tapi apakah orang kristiani mempermasalahkan cover ini, mungkin ada yang diam dan tidak mau ambil tahu dan juga ini adakah hubungannya dengan melecehkan Yesus. Sejumlah umat katolik ada yang protes karena cover ini. Seharusnya apakah cover sebuah majalah ini hanya menarik perhatian supaya terkenal, mencari sensasiada baiknya sebuah majalah menampilkan cover sewajarnya jangan mengundang kontroversi. Bukan saja merugikan penerbit, tapi akan banyak masalah yang ditimbulkan dari hal tersebut. Gambar dan Berita HUJAN DERAS


Bagikan :

Baca juga yang lainnya...



13 komentar:

Anonymous,  January 29, 2009 at 11:38 AM  

Ah ada-ada saja.... semoga ini hanya sekedar krasi saja yg tidak ada maksud apa2.

Green School January 29, 2009 at 10:51 PM  

artikelnya bagus banget am, tapi kurang analisis teorinya, coba deh lihat di UU Nomor 40 Tahun 1999....

Anonymous,  January 30, 2009 at 3:53 PM  

sangat disayangkan bagi sebuah media sebesar tempo melakukan perbuatan tak pantas seperti itu... bukannya sebagai media mempererat persatuan malahan menyajikan SARA kaya gitu..andaikan yang dikreasikan adalah Muhammad SAW pasti Tempo sudah dibawa ke meja pengadilan tuh..jadi bagi umat Kristiani jangan terpancing emosinya yah, ambil positifnya aja.anggap aja tuh orang yang buat kurang kerjaan. kebodohan jangan dilawan dengan kebodohan, ntar jadi bego juga!hehehe

Anonymous,  January 30, 2009 at 11:41 PM  

kreatif emang.. tp agak terlalu berani ya.. agak menuju ke SARA..

ayuzuricha January 31, 2009 at 3:33 PM  

wah gila, nih bisa ketangkep lagi deh hehe .... kebebasan berpendapat malah bebas sebebas2nya ....

MU Fans February 1, 2009 at 6:48 AM  

wah...berani benar tuh majalah tempo buat cover kyk gitu...itu pelecehan namanya. setidaknya ya jgn gt donk gbrnya...yg lain kek!!!

Anonymous,  February 3, 2009 at 2:59 PM  

rovelusioner dari majalh tempo nih, covernya luar biasa..

Anonymous,  February 4, 2009 at 8:53 PM  

coba kalo potona di isi gambar Taufik Kemas dikelilingi punakawan kebagusan dgn latarbelakang potona ibu Ratu Megawati, pasti yg ngamuk duluan bukan umat Kristiani tapi ikatan pemuda banteng bloon, xixixixi :D, just kidding

Post a Comment

Silahkan komentar dengan bernilai dan berbobot.
Mohon maaf jika komentar Anda yang berbau SARA maupun SPAM akan terhapus. Untuk itu berkomentarlah sesuai dengan postingan karena Komentar Anda sangat dihargai di laman blog www.artiirhamna.com

KOMENTAR ANDA AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU

Terima Kasih.

Arti Irhamna | Disclaimer | Sitemap
Copyright © 2013. Arti Irhamna - All Rights Reserved

Template Edited by Arti Irhamna
Proudly powered by Blogger
Back to TOP