Kota Pontianak Lingkungan Hidup Ruang Video Ruang Foto Ruang Cerita

Sunday, July 27, 2008

MADING

Semua orang tahu kalau mading itu adalah karya para siswa yang berisikan kliping informasi serta pengetahuan dari berbagai sumber. Biasanya majalah dinding tersebut ditempelkan di papan-papan yang telah disediakan di sekolah-sekolah. Namun dalam perkembangan zamannya sekarang minat untuk membuat mading meningkat, sehingga papan-papan yang memuat mading tersebut tak mampu lagi untuk menampung mading dari siswa. Tapi dengan adanya sistem mengganti mading 1 minggu sekali, maka siswa tidak perlu khawatir lagi jika mading tersebut tidak ditampilkan. Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membuat mading : • minat yang besar untuk menulis. • mempunyai kemauan kuat untuk menulis. • terus belajar dan mau menggali di sekelilingnya. • punya sikap ingin tahu tentang semua hal di sekitarnya. • mau belajar dari kekurangan tulisannya. Dengan persiapan tersebut, maka mading yang akan ditampilkan dapat menjadi menarik dan juga tulisan yang ada di mading tersebut banyak yang membacanya. Majalah informasi, adalah salah satu manfaat/ fungsi dari sebuah mading, contohnya di dalam mading itu membahas seputar global warming, dengan adanya tulisan itu, maka seseorang dapat tahu bahwa global warming itu seperti apa, akibatnya apa dll. Kemudian mading itu juga berfungsi papan informasi atau papan pengumuman, misalnya pengumuman kegiatan lomba sekolah, seminar, workshop dan lainnya jadi mading itu tidak hanya berisi artikel atau tulisan tapi juga informasi aktual yang ada di sekolah anda. Isi mading bisa bermacam-macam, misalnya Berita-berita dan info yang menarik perhatian para siswa, guru, dan karyawan; Hasil karya siswa, termasuk bakat desain dan kepenulisan juga Kliping dari media massa. Kunci sukses dalam pembuatan mading adalah adanya rasa memiliki di kalangan siswa, slogan “dari siswa untuk siswa” Kedekatan pemberi dan penerima informasi yang tersaji di mading dan Manajemen pengelola atau keredaksian. Untuk membuat mading, diperlukan teknik pengelolaanny yaitu pertama rencanakan isi dari sebuah mading misalnya saja temanya budaya Kal-Bar, maka isi dari mading tersebut hal-hal seputar kebudayaan Kal-Bar, setelah merencanakan isi lalu lakukankanlah peliputan atau seperti melakukan wawancara pada seseorang yang dianggap bisa memberikan info yang menarik tentang kebudayaan Kal-Bar sesuai rencana isi. Wawancara tersebut bisa dari guru, teman bahkan jika kita mau berusaha, kita bisa melakukan wawancara dengan pakar/ahli kebudayaan Kal-Bar. Dari hasil peliputan atau wawancara, maka dibuatlah berita yang semenarik mungkin dari hasil peliputan. Tahap terakhir adalah mendesain perwajahan dari mading tersebut maksudnya adalah mendekorasi, melakukan peletakkan di mana tulisan ini diletakkan, meletakkan gambar-gambar atau hiasan-hiasan yang akan dibuat pada mading itu. Untuk membuat mading perlulah dukungan terus-menerus dan motivasi dari pembimbing serta kepala sekolah. Jangan sampai mading itu mati, tidak ada dan tidak dikelola bahkan tida ada sama sekali, karena mading merupakan media kreasi, bakat dari para siswa yang patut dikembangkan.


Bagikan :

Baca juga yang lainnya...



1 komentar:

Post a Comment

Silahkan komentar dengan bernilai dan berbobot.
Mohon maaf jika komentar Anda yang berbau SARA maupun SPAM akan terhapus. Untuk itu berkomentarlah sesuai dengan postingan karena Komentar Anda sangat dihargai di laman blog www.artiirhamna.com

KOMENTAR ANDA AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU

Terima Kasih.

Arti Irhamna | Disclaimer | Sitemap
Copyright © 2013. Arti Irhamna - All Rights Reserved

Template Edited by Arti Irhamna
Proudly powered by Blogger
Back to TOP