Kota Pontianak Lingkungan Hidup Ruang Video Ruang Foto Ruang Cerita

Sunday, October 21, 2012

Seni Melayu Tampil dalam Festival Meriam Karbit

Festival Meriam Karbit Pontianak
Siap, menyulut meriam karbit
artiirhamna - Dentuman hebat menggelegar hingga membuat jantung berdegup kencang adalah hal biasa yang menjadi tuntutan para pemain meriam karbit.Namun ini adalah sebuah tradisi dari zaman dulu, ketika Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie membuka sebuah area untuk tempat tinggal yang waktu itu diganggu oleh hantu dan tradisi ini pun masih terjaga sampai sekarang dengan adanya Festival Meriam Karbit.

Meriam karbit, di Pontianak tidak hanya dapat disaksikan ketika Hari Raya Besar Islam ataupun di saat pergantian tahun baru. Akan tetapi,kamis lalu (18/10) telah dibuka Festival Meriam Karbit dalam menyambut Semarak Pontianak 241 tahun.

Acara yang dilaksanakan di areal Waterfront City, Alun-Alun Kapuas Pontianak selama 3 hari berturut-turut ini tetap berjalan, kendatipun 2 hari ini cuaca kurang bersahabat.

Sabtu (20/10) sebanyak 17 tim kalangan umum bertanding yang sebelumnya di hari pertama dan kedua telah dilaksanakan untuk kategori pelajar dengan jumlah peserta 11 tim.

Festival Meriam Karbit Pontianak
Tampikan seni tundang, sebelum mendentumkan meriam
Sebanyak 6 buah meriam telah disediakan pihak penyelenggara dan kepada masing-masing tim diberikan kesempatan mendentumkan atau menembak meriam karbit 2 kali dengan waktu tampil 30 menit.


Dalam festival meriam karbit ini bukan hanya menilai dari sisi bunyi meriam karbit saja.Namun selama melakukan persiapan meriam yang di isi dengan karbit, peserta melakukan pertunjukkan. Pertunjukkan diantaranya seperti kesenian hadrah, kesenian tundang dan bahkan teatrikal cerita.Keseluruhan pertunjukkan adalah kesenian melayu yang patut dilestarikan. Tidak hanya itu saja penilaiannya tapi dari aspek kostum peserta juga menjadi penilaian.

Salah satu pelatih peserta meriam karbit yang mengurusi bagian kreatifitas, Ibu Desy Khairani mengungkapkan bahwa ia membawa 2 tim yaitu Baitussalam dan Rebas. Sebelumnya di ajang yang sama pada tahun lalu, sudah menjuarai sebagai juara pertama dan tentu saja tahun ini optimis untuk meraih dan mempertahankan gelar juara.


Bagikan :

Baca juga yang lainnya...



6 komentar:

ririz October 21, 2012 at 11:42 PM  

Kunjungan malam ham
ih wow meriam karbit
3 hari berturu-turut terus didentumkan tuh?
ramai dong :)
kayak musim petasan di hari raya :)

Hendrik November 20, 2013 at 4:02 PM  

Selalu meriah nie Kota Pontianak, banyak perayaan dan festival yang menarik untuk disaksikan salah satunya Meriam Karbit ini. Dulu ketika Puasa tiba saya sering main meriam karbit dari bambu

Heri November 23, 2013 at 9:57 AM  

Aku pernah ke Pontianak, selama 2 minggu. Asiiik kotanya.

Salam kenal, Heri Photography - Banda Aceh

artiirhamna November 23, 2013 at 11:48 AM  

@Heri 2 minggu ya, pasti asik ya, boleh tuh di share pengalamannya di Pontianak...
Salam kenal juga sobat!!

artiirhamna November 23, 2013 at 11:52 AM  

@Muh Hendrik iya, festival meriam di Pontianak tiap tahun, saya juga pernah main meriam bambu, tapi pengen coba nyulut meriam besar itu, tapi takut juga.haha.,

Post a Comment

Silahkan komentar dengan bernilai dan berbobot.
Mohon maaf jika komentar Anda yang berbau SARA maupun SPAM akan terhapus. Untuk itu berkomentarlah sesuai dengan postingan karena Komentar Anda sangat dihargai di laman blog www.artiirhamna.com

KOMENTAR ANDA AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU

Terima Kasih.

Arti Irhamna | Disclaimer | Sitemap
Copyright © 2013. Arti Irhamna - All Rights Reserved

Template Edited by Arti Irhamna
Proudly powered by Blogger
Back to TOP